Eksplorasi Jamur Makrokopis Di Kawasan Kampus Universitas Samudra, Langsa
DOI:
https://doi.org/10.30631/edubio.v8i2.161Keywords:
Jamur Makroskopis, Keanekaragaman Hayati, Eksplorasi.Abstract
Penelitian ini adalah mengeksplorasi dan mengenali ragam Jamur berdasarkan ciri-cirinya terdapat di kawasan Kampus Universitas Samudra, Langsa, Aceh. Kawasan ini dipilih karena memiliki keanekaragaman hayati di lokasi yang mendukung pertumbuhan jamur. Metode yang digunakan adalah eksploratif dengan pencatatan langsung spesimen jamur di lapangan, identifikasi morfologi melalui aplikasi dan literatur, serta analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 13 spesies jamur makroskopis dengan nilai indeks keanekaragaman sebesar DSS2,12 yang tergolong kategori sedang. Spesies dominan adalah Lentinus tigrinus (26,7%), sedangkan tiga spesies dengan proporsi terendah adalah Ganoderma curtisi, Pycnoporus cinnabarinus, dan Pycnoporus sangueneus (masing-masing 0,8%). Faktor lingkungan seperti kelembapan, substrat organik, dan tutupan vegetasi sangat memengaruhi distribusi dan kelimpahan jamur. Beberapa spesies yang ditemukan termasuk jamur yang dapat dikonsumsi (edible) dan bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya data keanekaragaman hayati lokal dan membuka peluang pemanfaatan jamur secara berkelanjutan dalam bidang pangan dan kesehatan.



.png)


